(Taiwan, ROC) – Kantor Perwakilan Taiwan di Busan menggelar resepsi Hari Nasional Double Ten, di mana Kepala Kantor Perwakilan Guo Cheng-kai (郭承凱) menjelaskan kebijakan ekonomi dan perdagangan Taiwan serta capaian kerja sama Taiwan-Korea Selatan kepada tamu kehormatan dari kedua negara. Guo berharap ke depannya kerja sama bilateral dapat semakin berkembang di sektor industri seperti kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor.
Kantor Perwakilan Taiwan di Busan menggelar resepsi Harnas Double Ten pada Kamis (2/10) malam di Hotel Park Hyatt Busan, dengan dihadiri sekitar 200 tokoh penting dari wilayah selatan Korsel, komunitas diaspora Taiwan, dan tamu kehormatan dari berbagai kalangan berkumpul bersama untuk merayakan Hari Nasional.
Guo Cheng-kai (郭承凱) dalam kata sambutannya menunjukkan, Taiwan sepanjang tahun lalu mencatat banyak pencapaian di bidang diplomasi dan ekonomi perdagangan. Taiwan mendorong “Diplomasi Terpadu”, melalui diplomasi ekonomi perdagangan, diplomasi nilai, dan diplomasi aliansi, guna mewujudkan “Rantai Pasokan Non-Merah”, “Rantai Nilai Demokrasi Global”, serta “Strategi Tiga Rantai” pada “Rantai Pulau Pertama Indo Pasifik”. Strategi ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi, memperdalam kerja sama antar negara demokratis, serta mendorong kemakmuran dan stabilitas kawasan.
Guo juga menegaskan, Taiwan pada tahun ini memulai “10 Infrastruktur Baru AI” dengan anggaran lebih dari 100 miliar dolar Taiwan dan program pengembangan satu juta talenta AI, menunjukkan tekad dan langkah nyata Taiwan dalam menyongsong era kecerdasan buatan.
Guo Cheng-kai (郭承凱) menunjukkan bahwa pertukaran nyata antara Taiwan dan Korsel pada tahun 2024 mencatat banyak pencapaian. Total nilai perdagangan bilateral mencapai 64,5 miliar dolar Amerika, memecahkan rekor baru. Negeri Ginseng menjadi mitra dagang terbesar ke-4 Taiwan, sekaligus sumber impor terbesar ke-4.
Pada bidang pariwisata, jumlah kunjungan bolak balik mencapai angka 2,43 juta, menjadikan kedua negara sebagai sumber wisatawan terbesar ke-3 bagi satu sama lain. Di antara wisatawan asing di Busan, wisatawan Taiwan telah berturut-turut menempati peringkat pertama.
Melanjutkan prestasi Taiwan-Korsel pada 2024, Guo menyebut bahwa terhitung dari Januari hingga Agustus tahun ini, total nilai perdagangan bilateral telah mencapai angka 56,285 miliar dolar Amerika, naik sebanyak 45% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Kedua negara memiliki rantai pasok industry semikonduktor global yang sangat saling melengkapi, dan munculnya gelombang AI memberikan dorongan baru bagi kerja sama Taiwan-Korsel.
Guo Cheng-kai (郭承凱) menekankan bahwa membangun mekanisme dialog institusional, memperdalam kerja sama, serta menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan akan menjadi isu penting bagi kedua negara di kemudian hari.
Jamuan malam tersebut juga menampilkan beragam pertunjukan dan hidangan khas Taiwan. Pertunjukan barongsai oleh siswa Sekolah Menengah Atas Tionghoa Perantauan Busan membuka rangkaian acara, diikuti dengan paduan suara siswa Sekolah Dasar Tionghoa Perantauan Busan yang membawakan lagu kebangsaan Republik Tiongkok. Para penyanyi dari Balai Peringatan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menampilkan lagu “Toreador” dan “Negara yang Indah”, menegaskan kedekatan dan persahabatan budaya antara Taiwan dan Korea Selatan.













與參加國慶酒會的國內外重要嘉賓一同切蛋糕慶祝。(駐米蘭辦事處提供)-1-100x70.jpg?crop=1)




